PROTOTIPE SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSIS PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAPASAN (ISPA) MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR
DOI:
https://doi.org/10.36080/skanika.v7i2.3199Kata Kunci:
Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA), Sistem Pakar, Certainty FactorAbstrak
Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA) merupakan suatu kondisi pemicu peradangan pernapasan bagian atas, seperti hidung, tenggorokan, sinus, dan saluran udara menuju paru-paru. Muncul gejala seperti pilek, batuk, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, bersin-bersin, dan demam. Karena gejalanya seringkali mirip dengan penyakit lain, penderita ISPA sering kali tidak menyadari kondisinya. Untuk itu dibutuhkan sebuah sistem yang dapat mendiagnosis gejala ISPA dengan cepat dan akurat. Dengan mengintegrasikan biologi dan kecerdasan buatan (AI), dikembangkanlah bioteknologi berupa sistem pakar ISPA. Metode Certainty Factor digunakan untuk menilai tingkat kepercayaan terhadap suatu gejala berdasarkan keyakinan seorang ahli. Sistem ini dirancang untuk masyarakat umum agar dapat menerima hasil pemeriksaan dalam bentuk persentase, yang membantu mengidentifikasi apakah gejala yang dialami termasuk dalam kategori sinusitis, pneumonia, faringitis, atau asma. Fitur tanya dokter sebagai pengembangan dari sistem sebelumnya memungkinkan user untuk konsultasi dengan dokter mengenai gejala yang dialami. Hasil uji coba sistem menunjukkan bahwa hasilnya sesuai dengan perhitungan manual. Selain itu uji akurasi sistem menghasilkan nilai akurasi sebesar 80%.
Unduhan
Referensi
[2] E. Erlindai, Y. G. Nengsih, P. Saragih, and R. A. Sinaga, “Application of the Certainty Factor Method for the Expert System for Diagnosing ISPA Disease (Acute Respiratory Infection) in Children Based on the Website,” J. Info Sains Inform. dan Sains, vol. 13, no. 02, pp. 337–344, 2023.
[3] M. T. Hidayatuloh and T. N. Suharsono, “Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Menggunakan Metode Dempster Shafer Universitas Sangga Buana YPKP, Indonesia,” Digital Transformation Technology (Digitech), vol. 3, no. 2, pp. 489–498, 2023.
[4] D. Gusmaliza and R. Masdalipa, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit ISPA dengan Metode Forward Chaining,” JOINTECTS: Journal of Information Technology and Computer Science, vol. 3, no. 4, pp. 738–746, 2022.
[5] S. A. Putri, M. Dahria, and R. Kustini, “Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Ispa Fase Akut Pada Anak Usia Dini Dengan Menggunakan Metode Theorema Bayes,” Jurnal Cyber Tech, vol. 2, no. 5, pp. 1–18, 2021.
[6] N. Fadila and R. Tanamal, “Penerapan Rule-Based Expert System (RBES) Dalam Perancangan Aplikasi Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Berbasis Android,” J. Ilm. Teknol. Inf. Asia, vol. 15, no. 2, p. 115, 2021.
[7] F. F. W. Ramadhana, “Aplikasi sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit ispa menggunakan metode naive bayes berbasis website,” STRING (Satuan Tulisan Ris. dan Inov. Teknol., vol. 4, no. 3, pp. 320–329, 2020.
[8] A. Gunawan and T. M. Yanti, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Ispa (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) Menggunakan Metode Fuzzy Logic Berbasis Web Mobile,” JUTIM (Jurnal Tek. Inform. Musirawas), vol. 6, no. 2, pp. 154–165, 2021.
[9] D. Maulina, A. M. Wulanningsih, “Metode Certainty Factor Dalam Penerapan Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Anak,” JOISM: Journal of Information System Management, vol. 2, no. 1, pp. 23–32, 2020.
[10] F. Fitriyadi, T. F. Efendi, and M. Erkamim, “Perancangan Interface Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Tanaman Cabai dengan Metode Extreme Programming (XP),” JIKOBIS: Jurnal Informatika, Komputer dan Bisnis, vol. 1, no. 1, pp. 39-47, 2021.
[11] M. F. J. K. Luid, A. A. Bouty, and I. R. Padiku, “Sistem Pakar Untuk Perencanaan Karir Dengan Algoritma Forward Chaining Berbasis Web,” DIFFUSION: Journal of System and Information Technology, vol. 4, no. 1, pp. 115–125, 2024.
[12] T. F. Ramadhani, I. Fitri, and E. T. E. Handayani, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit ISPA Berbasis Web Dengan Metode Forward Chaining,” JOINTECTS: Journal of Information Technology and Computer Science, vol. 3, no. 28, pp. 81–90, 2022.
[13] D. P. P. N. Abdurahman, I. Jamaludin, E. D. S. Mulyani, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit ISPA Dengan Menggunakan Metode Certainty Factor Berbasis Web,” JUSITI: Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi, vol. 11, no. 2, pp. 112–123, 2022.
[14] J. Kalyzta and M. Syafrullah, “Sistem Pakar Diagnosa Kerusakan Komputer Dengan Algoritma Certainty Factor Pada Lab Ict Budi Luhur,” SKANIKA, vol. 6, no. 1, pp. 12–21, 2023.
[15] S. Njoo, K. Gunadi, and H. N. Palit, “Sistem Pakar Pendiagnosa Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dengan Metode Forward Chaining dan Certainty Factor,” Jurnal Infra, vol. 9, no. 2, pp. 1-7, 2021.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
CC BY-SA 4.0
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International
This license requires that reusers give credit to the creator. It allows reusers to distribute, remix, adapt, and build upon the material in any medium or format, even for commercial purposes. If others remix, adapt, or build upon the material, they must license the modified material under identical terms.
BY: Credit must be given to you, the creator.
SA: Adaptations must be shared under the same terms.ng








