RANCANG BANGUN EARLY WARNING SYSTEM BANJIR TERINTEGRASI MONITORING CUACA BERBASIS IOT DAN LOGIKA FUZZY

Authors

  • Alfa Hardinata Wibowo Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global
  • Halim Agung Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global
  • Makmun ZA Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global
  • Nunung Nurmaesah Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global

DOI:

https://doi.org/10.36080/skanika.v9i2.3704

Keywords:

Internet of Things, Fuzzy Mamdani, Deteksi Banjir, Monitoring Cuaca

Abstract

Sistem peringatan dini banjir berbasis Internet of Things (IoT) dikembangkan sebagai upaya mitigasi risiko banjir yang terjadi secara tiba-tiba akibat tingginya curah hujan. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji sistem monitoring lingkungan yang mampu memberikan informasi kondisi cuaca dan risiko banjir secara real-time. Sistem menggunakan sensor ultrasonik untuk mengukur ketinggian air, sensor YF-S201 untuk kecepatan aliran air, sensor DHT22 untuk suhu dan kelembapan, sensor hujan untuk intensitas curah hujan, serta sensor LDR untuk kondisi cahaya, dengan ESP32 sebagai pengendali utama. Data sensor diproses menggunakan metode Fuzzy Logic Mamdani untuk menentukan tingkat risiko banjir dan mendukung pengambilan keputusan secara real-time. Hasil perhitungan selanjutnya dikirimkan kepada pengguna melalui notifikasi otomatis pada aplikasi Telegram. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengklasifikasikan status peringatan banjir ke dalam kategori Aman, Waspada, dan Bahaya dengan tingkat akurasi rata-rata sebesar 97,52%. Dengan demikian, sistem ini berpotensi menjadi solusi pendukung mitigasi banjir yang sederhana, efektif, dan mudah diterapkan di lingkungan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Halim Agung, Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global

Halim Agung, S.Kom., M.Kom., M.M atau yang akrab dipanggil "Halim". Gelar sarjana di bidang Teknik Informatika diperoleh dari Universitas Bunda Mulia Jakarta, kemudian menyelesaikan gelar Magister Ilmu Komputer di Universitas Budi Luhur dan menyelesaikan gelar Magister Manajemen di Universitas Bunda Mulia.

Spesialisasi Halim adalah kajian ilmu komputer dan bisnis digital, kegiatan sehari-hari dijalani sebagai pengajar di Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global. Hal lain yang berkaitan dengan rekam jejak penelitian dapat disimak secara lengkap melalui SINTA ID : 258713, Scopus Author ID: 57202153657, http://orcid.org/0000-0002-7384-1252 (BASE & CrossRef).

References

[1] BMKG, “Musim Kemarau Basah: Fenomena, Penyebab, dan Dampaknya di Indonesia.” Accessed: Jul. 31, 2025. [Online]. Available: https://gaw-bariri.bmkg.go.id/index.php/karya-tulis-dan-artikel/artikel/265-musim-kemarau-basah-fenomena-penyebab-dan-dampaknya-di-indonesia

[2] Z. R. Purwanto, “Mencermati Fenomena Kemarau Basah 2025,” Article. Accessed: Aug. 16, 2025. [Online]. Available: https://www.kompas.id/artikel/mencermati-fenomena-kemarau-basah-2025

[3] L. Dianawuri, “Dampak Kemarau Basah & Cara.” Accessed: Jul. 31, 2025. [Online]. Available: https://tirto.id/dampak-kemarau-basah-cara-mengantisipasi-fenomena-tak-biasa-ini-hb6D

[4] I. Budiman, T. Hamonangan, M. Itqan, and R. Ramadhani, “Deteksi Dini Banjir Berbasis IoT ( Internet of Things ) Di Komplek Graha Permata Indah 9 Banjarbaru,” vol. 6, pp. 421–427, 2024.

[5] M. Iqbal, A. Rosadi, and E. K. Andana, “Perancangan Deteksi Dini Banjir Berbasis IoT dan Water Level Dengan Notifikasi Blynk dan Alarm,” Prosiding SEMASTER: Seminar Nasional Teknologi Informasi & Ilmu Komputer, vol. 2, no. 1, pp. 6–13, 2023.

[6] M. I. Dwiyanto, A. E. Wardoyo, and D. L. Pater, “Design and Development of a Flood Disaster Early Warning System Based on IoT Using the Fuzzy Sugeno Method,” JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia), vol. 10, no. 1, pp. 62–72, 2025, doi: 10.32528/justindo.v10i1.2670.

[7] S. Yuliantika and D. L. Kartika, “Implementasi Metode Fuzzy Mamdani sebagai Deteksi Awal Banjir Lokal di Bendung Gerak Serayu,” vol. 4, no. 1, pp. 17–25, 2022, doi: 10.21580/square.2022.4.1.11177.

[8] W. Steven, et al., “Determining level of lies with GSR and heart rate parameters using Tsukamoto’s fuzzy logic method,” AIP Conference Proceedings, vol. 2693, no. 1, 2023, p. 020016. doi: 10.1063/5.0119092.

[9] Y. S. Jaya, et al., “Implementation of the fuzzy mamdani method in analyzing the level of flood vulnerability in Pangkalpinang,” IOP Conference Series: Earth and Environment Science, vol. 1419, no. 012078, 2024, pp. 1-8, doi: 10.1088/1755-1315/1419/1/012078.

[10] R. Akmalano and D. Budhi Santoso, “Deteksi Dini Bencana Banjir Di Pemukiman Perkotaan Dengan Teknologi Internet of Things (IoT),” JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), vol. 9, no. 2, pp. 1867–1873, 2025, doi: 10.36040/jati.v9i2.12777.

[11] I. B. M. L. Pradirta, I. N. Piarsa, and I. P. A. Dharmaadi, “Sistem Pendeteksi Banjir dan Badai Angin serta Monitoring Cuaca Berbasis Internet of Things,” Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 9, no. 5, pp. 1037–1046, 2022, doi: 10.25126/jtiik.2022955983.

[12] T. T. Asrianto, T. Musri, and P. N. Bengkalis, “Protorype Monitoring dan Deteksi Dini Banjir Berbasis Internet of Things Menggunakan Sensor Ultrasonic dan Noemcu ESP8266 (Studi Kasus : Kampung Nelayan Kota Dumai),” Seminar Nasional Industri dan Teknologi (SNIT), vol. 8266, no. September, pp. 157–175, 2023.

[13] A. F. Waluyo and T. R. Putra, “Peringatan Dini Banjir Berbasis Internet Of Things (IoT) dan Telegram,” Infotek: Jurnal Informatika dan Teknologi, vol. 7, no. 1, pp. 142–150, 2024, doi: 10.29408/jit.v7i1.24109.

[14] H. Hamuda and A. Setiawan, “Integrasi Sistem Keamanan Rumah Pintar Berbasis ESP32-CAM dan Sensor PIR dengan Notifikasi Real-Time melalui WhatsApp Bot,” vol. 8, no. 2, pp. 204–218, 2025, doi: 10.36080/skanika.v8i2.3387.

[15] D. S. Anggoro and H. Supriyono, “Sistem Monitoring Cuaca dan Peringatan Banjir Berdasarkan Ketinggian Air Dengan Berbasis Internet of Things (IoT),” Proceedings of the National Academy of Sciences, vol. 3, no. 1, pp. 1–15, 2024.

[16] E. Alimudin and A. Sumardiono and Z. Zaenurohman, “Implementation of Fuzzy Logic for Early Warning System for Flood Disaster in Cilacap District,” Jurnal Ecotipe, vol. 12, no. 1, pp. 1–10, 2025, doi: 10.33019/jurnalecotipe.v12i1.4529.

[17] A. P. J. Priana, et al., “Prediction of flood depth detection system from rainfall with normal, alert and hazard levels based on fuzzy logic,” vol. 1, no. 1, pp. 212–226, 2024, doi: 10.62535/ba8ygx44.

[18] J. N. P. Santoso, T. T. F. Hartini, and A. S. Agoes, “Flood Detection System Using Ultrasonic Sensor with Fuzzy Logic Method,” Advances in Engineering Research- Proceedings of the 2nd International Seminar of Science and Applied Technology (ISSAT 2021), vol. 207, pp. 171–176, 2021, doi: 10.2991/aer.k.211106.027.

[19] D. Sofia, R. Y. Suladi, and A. E. Pratama, “Solar Tracking Monitoring System Berbasis Internet of Things pada Toko Bunga Cece Florist,” Academic Journal of Computer Science Research, vol. 7, no. 2, pp. 115-121, 2025, doi: 10.38101/ajcsr.v7i2.15936.

[20] M. Mahmudin, S. N. Adiprawiro, and M. F. O. Kurniawan, “Prototipe Sistem Pendeteksi Banjir Berbasis IoT (Internet of Things),” Unistek, vol. 9, no. 2, pp. 149–156, 2022, doi: 10.33592/unistek.v9i2.2337.

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

[1]
Alfa Hardinata Wibowo, Halim Agung, Makmun ZA, and Nunung Nurmaesah, “RANCANG BANGUN EARLY WARNING SYSTEM BANJIR TERINTEGRASI MONITORING CUACA BERBASIS IOT DAN LOGIKA FUZZY”, SKANIKA, vol. 9, no. 2, pp. 216–233, Jul. 2026.